Tugas 1 Pengembangan Media Pembelajaran


Pengembangan Media Pembelajaran
Pendidikan Kimia

Kata media berasal dari bentuk jamak kata medium yang secara harfiah artinya perantara atau pengantar. Gagne (2006: 14) mengemukakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Istilah media dalam bidang pembelajaran disebut juga media pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, alat bantu atau media tidak hanya dapat memperlancar proses komunikasi akan tetapi dapat merangsang siswa untuk merespon dengan baik segala pesan yang disampaikan. Menurut Muhson (2010) media pembelajaran dapat merupakan wahana penyalur pesan dan informasi belajar.
Menurut Sakti, dkk (2012) Media pembelajaran dalam penggunaannya diintegrasikan dengan tujuan dan isi pengajaran yang dimaksudkan untuk mempertinggi mutu mengajar dan belajar.
Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang kurang diminati salah satu penyebabnya adalah kimia banyak mempunyai konsep yang sukar dipahami dan diterapkan. Oleh karena itu, dalam mempelajari kimia siswa harus banyak melakukan praktikum dan pengamatan serta menggunakan berbagai fasilitas media pembelajaran yang bermacam-macam yang sudah digunakan salah satunya media yang sering banyak digunakan termasuk multimedia (komputer dan lain-lain). Penggunaan media pembelajaran dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi dalam dunia pendidikan. Pengembangan media dalam proses belajar mengajar kimia dapat dilakukan dengan memanfaatkan ragam aspek yang ada. Media dapat digunakan dalam meningkatkan kreatifitas siswa sehingga hasil belajar akan mengalami peningkatan. Berikut beberapa contoh pengembangan media pembelajaran dalam mata pelajaran kimia, yaitu :
1.      Pengembangan media belajar mata pelajaran kimia materi pokok sistem koloid untuk siswa sma/ma berbasis multimedia.
Berdasarkan tahap evaluasi para siswa pada umumnya belum mampu mencapai tujuan yang ingin dicapai dalam materi pokok Sistem Koloid. Oleh karena itu, untuk menjadikan pembelajaran kimia bermakna dan menarik bagi siswa para pendidik harus mempunyai usaha tambahan yaitu memanfaatkan penggunaan multimedia (dengan menggunakan komputer) selain sistem pembelajaran yang bersifat konvensional yang hanya mengandalkan alat tulis, kertas dan papan tulis. Pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia ini berguna sebagai alat bantu guru yang dapat menunjang pembelajaran kimia di kelas untuk memperjelas keterangan, memberikan penekanan, memberikan variasi dan menyampaikan informasi dengan cara lebih baik tanpa harus melakukan latihan atau praktikum dengan alat sebenarnya.

2.      Pengembangan media animasi berbasis representasi kimia pada pembelajaran jenis-jenis koloid
pembelajaran multiple representasi memberikan kesempatan yang lebih banyak kepada siswa dalam merumuskan dan menemukan konsep dalam materi-materi kimia melalui berbagai representasi sehingga tingkat pemahan siswa terhadap materi ajar akan lebih baik.

3.      Pengembangan media pembelajaran kimia dengan materi pokok karbohidrat berbasis website sebagai sumber belajar mandiri untuk siswa sma/ma
Materi pelajaran dapat dikemas dalam media berbasis website sehingga dapat digunakan oleh siswa untuk belajar mandiri. Melalui website sesama siswa dan guru dapat saling berkomunikasi secara intensif meskipun tidak saat pembelajaran di dalam kelas karena ada fasilitas “komentar”, dengan kata lain website memungkinkan proses belajar menjadi lebih luas, interaktif, dan fleksibel sehingga siswa akan lebih tertarik untuk belajar.
Pemilihan media pembelajaran web sendiri tidak terlepas dari pendapat Boulton &Trent (2008) yang mengatakan bahwa penggunaan media web di tingkat pendidikan dapat memberikan dukungan yang lebih baik untuk siswa yang kemampuannya kurang, meningkatkan respon keterlibatan siswa pada proses belajar mengajar, memberikan kesempatan percepatan (akselerasi) belajar bagi siswa yang cerdas dan berbakat, dan mengembangkan kemampuan belajar siswa secara mandiri melalui pengalaman belajar individual.

4.      Pengembangan Media Cerpen dalam Pembelajaran Kimia pada Materi Zat Aditif pada Makanan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Penggunaan cerpen sebagai media dalam proses pembelajaran merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pengetahuan serta wawasan siswa dalam memahami materi ilmu kimia. Pelajar pemula yang baru mengenal kimia dan alangkah baiknya jika pemahaman kimia diperkenalkan dengan cara yang menyenangkan sejak sekarang, agar di tingkatan selanjutnya mereka tidak menganggap bahwa pelajaran kimia itu sulit dipahami dan tidak menyenangkan. Pengembangan media pembelajaran cerpen kimia pada tataran sekolah merupakan alternatif yang dapat digunakan dalam rangka membangkitkan minat belajar siswa sehingga mampu meningkatkan hasil belajar serta mengurangi kejenuhan pada saat pembelajaran berlangsung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kapita selekta pendidikan kimia upr

Tugas Terjemahan 15.4 Buku Raymond change